PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI ERA CORONA
OLEH: GUSWAR AMANDA
Berbicara pendidikan, di era modern ini apalagi era yang katanya era 4.0 yang segala aspek kehidupannya serba menggunakan teknologi. tentu pendidikan sangat penting untuk supaya mampu mengimbangi derasnya arus globalisasi dan modernisasi supaya tidak tersingkir oleh dampak tersebut, namun akhir akhir ini kita ketahui bersama bahwasanya dunia sedang di sibukkan dengan wabah pandemi corona. yang dampaknya hampir menyentuh segala aspek segala bidang tidak terkecuali aspek pendidikan, tentu hal ini sangat dilematis terrutama pemerintah selaku pemegang kebijakan jika di liburkan maka jadwal pembelajaran terganggu dan jika tetap berjalan akan muncul resiko dari corona tersebut lantas bagaimana?. maka di ambillah jalan yang trend sekarang #DiRumahSaja, yaitu bekerja,sekolah,kuliah dan lain lain di lakukan di rumah dengan teknologi aplikasi seperti ZOOM dan jitsi yang bisa di gunakan untuk rapat kuliah atau sekolah meski dari rumah dengan system seperti vidio call. ini solusi bagus saat seperti ini juga sebagai bentuk realisasi dari era 4.0 namun bukan berati masalah selesai. masih ada masalah yang berkaitan dengan itu yakni koneksi internet yang tak merata di beberapa wilayah di indonesia ada yang bagus ada yang buruk bahkan tidak ada sama sekali ada yang panjat pohon ada yang naik menara ada yang mengiris hati adalah ada yang meninggal karena jatuh saat mencari sinyal demi kuliah online, dan juga beban ekonomi justru bertambah jika di perguruan tinggi negeri maupun sekolah negeri ada anggaran yang di pergunakan untuk biaya kuota internet bagaimana dengan perguruan tinggi swasta. uang semester saja sudah cukup berat apa lagi dengan kondisi seperti ini ekonomi lemah tempat kerja tutup namun pendidikan harus tetap berjalan maka mau tidak mau suka tidak suka harus terlaksana bahkan di beberapa perguruan tinggi swasta menurut ketua DPR RI KOMISI X dalam sebuah forum diskusi online beliau mengatakan hampir bangkrut karena tak mampu membiayai baik dosen pegawai dll. maka di sini perlu peran pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan supaya ada penyelesaian karena memang jika bergerak sendiri sendiri tak akan optimal.
billahitaufiq walhidayah wasallamualaikum wr wb
TERIMA KASIH

