AKU DAN HMI
setelah lulus SMA,awalnya tak ada pikiran untuk kuliah namun di akhir gelombang kedua pendaftaran unikarta saya mau untuk kuliah. akhirnya mendaftar di fakultas ekonomi dan bisnis program studi manajemen. sambil menunggu hasil test saya browsing tentang kegiatan kampus dan mahasiswa, saya menemukan organisasi bernama Himpunan Mahasiswa Islam atau di singkat HMI organisasi mahasiswa tertua yang di didirikan oleh ayanda lafran pane dan 14 temannya. lalu saya mencari akun sosmed HMI area tenggarong dan ku temukan IG nya di situ saya DM sekarang di kenal IG cabang, saya di arahkan untuk komunikasi dengan ketua BEM FEBIS seiring waktu saya di nyatakan lulus. sayapun ke tenggarong malam sebelum kumpul berkas daftar ulang saya di minta ke BEM FEBIS untuk pertama kalinya, dari malam itulah saya kenal mba arini bang latif dan ketua komisariat saya sekarang bang suardi. berdiskusilah saat itu soal HMI. beberapa waktu kemudian setelah PKKMB dan resmi kuliah satu hari saat saya duduk di lorong rektorat saya di hampiri senior awalnya saya tidak tau bahwa beliau adalah ketua komisariat febis sekarang beliau ketua BPL HMI KUKAR, saya di tanya tentang kemauan saya berorganisasi khususnya HMI saya katakan mau dan keinginan sendiri seminggu kemudian di kasih formulir LK1 tanpa ragu saya isi datanya lengkapi berkasnya dan kumpulkan. kurang lebih 2 minggu berikutnya tanpa ada kabar saya nongkrong di kampus tiba tiba saja datang bang latif ketua BEM mengatakan besok kamu LK1 di fakultas hukum dan ini adalah LK pertama di tahun ini (2019), dengan spontan ku jawab siap lalu tibalah hari esok sore setelah galang dana waktu itu kegiatan BEM habis menyampaikan statement (pertama kali berani bicara depan umum) pulang ke kost siapkan perlengkapan lalu berangkat ke arena LK1 di asrama atlet tenggarong seberang. dan selama regis sampai daftar ulang bahkan sampai PKKMB saya sudah nginap di komisariat HMI hukum sebelum punya kost sendiri seperti sekarang, kembali lagi lalu malamnya pembukaan dan dari situlah saya kenal teman teman dari fakultas hukum seperti sekarang yang awalnya tidak pernah kenal bertemu pun tidak. seiring waktu seminggu training banyak hal yang saya rasakan hingga akhirnya pada 26 september 2019 jam 7 pagi di nyatakan resmi sebagai anggota HMI cabang kukar komisariat ekonomi dan bisnis walau sebenarnya sempat lebih dulu di bujuk oleh organisasi lainnya dengan berbagai tawaran hampir saya menerimanya bahkan dari HMI tak pernah membujuk menawarkan apa apa pada saya namun tetap konsisten dengan pilihan hati . hingga sekarang saya sudah jadi HMI jika dulu mungkin bebas mau apa aja sekarang harus siap di kritisi dan di tegur ya saya paham ada hal yang perlu di jaga tiap hari dapat motivasi tiap hari pula dapat kritik dulu mau berteman siapapun bebas sekarang harus sedikit di jaga karena memang ada hal hal yang harus di taati bahkan sering di marahi di sindir bahkan sering berasa ke hati namun saya tak masalah nikmati saja itu bagian dari proses seperti kata tan malaka terbentur terbentur hingga terbentuk, manfaatnya pun sudah perlahan saya rasakan awalnya ga bisa bicara sekarang sudah berani depan umum meski masih agak berantakan narasinya dari pola pikirpun awalnya biasa biasa aja sekarang agak keras kritis ilmupun banyak yang saya dapat yang tak ada di kampus keakraban dalam pertemanan sesama orang HMI pun terasa itulah konsep berteman lebih dari saudara kalaupun ada perbedaan perdebatan itu biasa justru itu yang menghidupkan suasana dan masih banyak lagi lainnya. terimakasih bimbingannya arahannya motivasinya nasehatnya ilmu ilmunya jika tanpa kanda yunda aku bukan apa apa insya allah selanjutnya saya akan mentarget tahap proses di HMI yang selanjutnya. Bahagia HMI YAKIN USAHA SAMPAI
berikut beberapa dokumentasi komunikasi saya menjajaki pintu gerbang HMI





